SIKLUS HIDUP KAWASAN WISATA (TALC) SENTRA KULINER IKAN BAKAR DI PANTAI BLIMBINGSARI BANYUWANGI

  • Asto Dipayani Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Solita Chilvi M Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Jeiska Febrianti Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Eli Dena Riya Santika Politeknik Negeri Banyuwangi
Kata Kunci: siklus hidup pariwisata, TALC, pariwisata kuliner

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis posisi Sentra Kuliner Ikan Bakar di kawasan Pantai Blimbingsari berdasarkan Teori Butler yaitu Tourism Area Life Cycle (TALC). Kawasan ini sebelumnya merupakan destinasi pertama yang menggunakan konsep kuliner ikan bakar pesisir di pantai Banyuwangi, namun beberapa tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan dari daya tarik tersebut dikarenakan kurangnya inovasi dan persaingan dari destinasi lain yang sejenis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumentasi real time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sentra Kuliner Ikan Bakar berada pada fase decline (penurunan) yang ditandai dengan berkurangnya jumlah pengunjung, rendahnya tingkat terjualnya kuliner ikan bakar, minimnya pembaruan fasilitas penunjang yang ada, serta lemahnya strategi promosi yang digunakan. Meskipun demikian, terdapat inisiatif dari pemerintah desa untuk melakukan revitalisasi dengan menambahkan fasilitas baru seperti area angkringan dan perencanaan atraksi tambahan yang diharapkan dapat merubah dari fase decline ke fase rejuvenation (peremajaan). Penelitian ini menyarankan perlunya sinergi antara pelaku usaha, pihak pemerintah, dan akademisi untuk menciptakan inovasi yang berkelanjutan dalam pengelolaan destinasi kuliner ikan bakar Pantai Blimbingsari agar mampu bersaing kembali dan menjadi bagian dari pariwisata berkelanjutan di daerah Banyuwangi.

Referensi

Afiah, N., Anggriana, S., Ferdian-syah, L.F. and Aspri, A.R., 2024. IDENTIFIKASI TAHAP PENGEMBANGAN DESA WISATA SURANADI, NARMADA LOMBOK BARAT. Jurnal Ilmiah Hospitality, 13(2), pp.301-308.

BPS Kabupaten Banyuwangi, 2024. Kabupaten Banyuwangi dalam Angka 2024. Banyuwangi: Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi.

Butler, R. W. 1980. The concept of a tourist area cycle of evolution: Implications for management of resources. Canadian Geographer, 24(1), 5–12.

Getz, D. and Page, S.J., 2021. Event Studies: Theory, Research and Policy for Planned Events. 4th ed. London: Routledge.

Giantino, E., Wardi, I.N. and Bhaskara, G.I., 2023. Pengembangan Festival Cap Go Meh Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Pranata, G. and Idajati, H., 2018. Konsep tourism area life cycle dalam men-gidentifikasi karakteristik taman wisata di bantaran sungai Kalimas Su-rabaya. Jurnal Teknik ITS, 7(2), pp.D74-D80.

Soehari, H., 2021. Analisa Pembangunan Pariwisata dan Tantangannya. Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 17(2), pp.67-74.

Sugiyono, 2022. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Wijaya, S., 2020. Food Tourism in Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group.

Yoeti, O.A., 2019. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.

Diterbitkan
2026-05-20
Bagian
Articles